Rank
N/A, it has 0 monthly views
Status
Completed
Comments
0 comments
Comments
Bookmark This
Summary

“Dia adalah mantanku dan aku masih mencintainya.” Aku berjalan di lorong menuju ruang kenyamanan gadis itu ketika aku mendengar kalimat itu. Aku mendongak dan rahangku hampir jatuh ke lantai ketika kulihat jari putih ramping menunjuk ke wajahku. “Kau bohong!” Terdengar suara kecil yang rapuh. Sepertinya dia hampir menangis tetapi terus berusaha menahan air matanya. Ya Dewa, Dewa, beri tahu aku bahwa aku tidak sedang bertengkar cinta. Saya anggota setia klub “NBSB ” (Tanpa Pacar Sejak Lahir)! Ini tidak masuk akal!!!